Sempat Mati Suri 7 Tahun, Duet Sutjidra-Supriatna Bangkitkan Kembali Gerokgak Festival! - DEN BUKIT POST

Breaking

Minggu, 12 April 2026

Sempat Mati Suri 7 Tahun, Duet Sutjidra-Supriatna Bangkitkan Kembali Gerokgak Festival!

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan tokoh masyarakat memukul ceng-ceng saat pembukaan Gerokgak Festival.
Kebangkitan Budaya: Bupati I Nyoman Sutjidra (tengah) membuka secara resmi Gerokgak Festival di Desa Sanggalangit. (Sumber: Prokom Buleleng)



GEROKGAK – Kerinduan masyarakat Buleleng, khususnya di wilayah barat, terhadap ajang kreativitas seni dan budaya akhirnya terobati. Di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna, Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi membangkitkan kembali festival tingkat kecamatan.

Sebagai pembuka rangkaian festival se-Kabupaten Buleleng, "Gerokgak Festival" sukses digelar pada Jumat (10/4) di Desa Sanggalangit. Acara ini disambut ribuan warga yang memadati lokasi sejak sore hari untuk menyaksikan parade seni serta berburu produk di stan UMKM.

Jawaban Atas Kerinduan Masyarakat

Bupati I Nyoman Sutjidra mengungkapkan bahwa kembalinya festival ini merupakan komitmen pemerintah untuk memberikan ruang ekspresi bagi seniman dan pelaku ekonomi kreatif di tingkat akar rumput.

"Festival ini sudah dinantikan masyarakat selama hampir tujuh tahun. Kami menghadirkannya kembali tahun ini sebagai wujud nyata semangat gotong royong dan upaya mempromosikan potensi lokal setiap kecamatan," ujar Bupati Sutjidra di tengah kemeriahan acara.

Ruang Ekspresi Budaya dan Geliat Ekonomi

Bukan sekadar hiburan, Gerokgak Festival menjadi panggung bagi desa-desa di Kecamatan Gerokgak untuk menampilkan kekhasan tradisi dan adat mereka. Selain itu, kehadiran UMKM lokal menjadi mesin penggerak ekonomi yang sangat variatif.

Bupati Sutjidra berharap, melalui festival ini, identitas dan daya tarik Gerokgak semakin dikenal luas. "Harapannya, UMKM yang variatif ini mampu membangkitkan perekonomian warga. Gerokgak punya potensi besar yang harus menjadi kebanggaan kita bersama," tambahnya.

Setelah Gerokgak, rangkaian festival serupa akan bergulir ke seluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng dengan mengedepankan inovasi yang tetap berakar pada kearifan lokal Bali Utara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar