![]() |
| Simbol Toleransi: Wabup Gede Supriatna (kaos merah) saat berbaur dengan warga dalam rangkaian HUT Kongco Seng Hong Ya ke-117. (Sumber: Prokom Buleleng) |
SINGARAJA – Suasana meriah menyelimuti kawasan Kampung Baru, Singaraja, pada Minggu (12/4). Ribuan warga dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti jalan santai dalam rangka memperingati Hari Bertahtanya Yang Mulia Kongco Seng Hong Ya ke-117 yang berpusat di TITD Seng Hong Bio.
Acara dilepas langsung oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, didampingi Kepala Badan Kesbangpol Buleleng, Nyoman Widiartha. Menariknya, barisan peserta jalan santai ini diiringi oleh atraksi Barongsai yang memukau sepanjang rute melewati titik-titik bersejarah di Kota Singaraja, termasuk Jembatan Belanda.
Merawat Keragaman di Kota Tua
Usai ikut berjalan kaki bersama warga, Wabup Gede Supriatna menyampaikan apresiasi mendalam kepada panitia. Menurutnya, keberadaan Klenteng Seng Hong Bio sebagai salah satu klenteng tertua adalah bukti nyata bahwa Buleleng telah lama menjadi rumah yang nyaman bagi akulturasi agama dan budaya.
"Kegiatan ini mencerminkan keragaman budaya yang kita miliki. Buleleng punya sejarah panjang soal toleransi, dan Seng Hong Bio adalah simbol hidup akulturasi tersebut yang harus terus kita jaga bersama," ujar Wabup Supriatna.
Momentum Pererat Silaturahmi
Lebih dari sekadar olahraga, Wabup Supriatna berharap momentum perayaan ini dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga tanpa memandang perbedaan. Ia mengajak seluruh umat Buddha dan warga sekitar untuk terus menanamkan nilai kebajikan guna mewujudkan Buleleng yang harmonis.
"Semoga perayaan ini menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian sosial demi kesejahteraan masyarakat Buleleng," tambahnya.
Selain jalan santai, perayaan tahun ini juga dimeriahkan dengan aksi donor darah, lomba melukis bagi anak-anak, sembahyang Lo Cu, hingga panggung hiburan rakyat yang menyatukan seluruh elemen masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar